Alasan Agama Islam Melarang Berjudi

Mengetahui Alasan Agama Islam Melarang Berjudi Slot Online

Banyak yang tidak memahami dan mengetauhi mengapa agam islam melarang berjudi slot online ataupun perjudian lainnya. Selalu timbul pertanyaan apa alasan di balik pelarangan tersebut karena di beberapa daerah hal tersebut dilakukan hanya sebatas untuk kesenangan dalam mengisi waktu luang saja.

Melalui perjudian, orang inginkan memenangkan duit atau properti yang tidak mereka memiliki haknya. Penjudi tidak bekerja untuk beroleh hasil yang diinginkan, termasuk tidak pantas mendapatkannya. Karena berjudi slot online itu adalah taruhan yang di lakukan untuk cepat mendapatkan uang.

Alasan Agama Islam Mengharamkan Perjudian Slot Online

Terdapat banyak alasan mengapa agam islam sanggat melarang dan mengharamkan tindakan perjudian dalam bentuk casino, poker maupun slot online. Hal tersebut bukanlah tanpa alasan karena banyak masyarakat yang hanya mengetahui sisi positifnya saja sedangkan hal negatif tidak banyak di pahami.

Namun bukan berarti kemenangan jackpot adalah hal mustahil seperti ketika anda bermain di situs slot deposit pulsa terpercaya seperti Mandiri888. Karena sudah banyak kemengan puluhan juta yang di bayarkan kepada member yang bermodal sanggat minim saja.

Kembali lagi ke topik utama kita, Dimana terdapat beberapa alasan dimana agama islam begitu mengharamkan perjudian dan segala macam tindak bertaruh. Berikut ulasannya kami berikan :

Berjudi Merujuk Kepada Keserakahan Duniawi

Berjudi dapat memupuk keserakahan seseorang dimana penjudi terus bermain untuk hadiah yang tidak sepantasnya dia dapatkan. Begitu dia mendapatkannya dia inginkan sekali beroleh lebih banyak dan menjadi tidak inginkan berhenti bermain.

Dia bisa saja berpikir dia memiliki “kemenangan” dan enggan pergi, padahal bermain judi sudah membuatnya mengabaikan berlalunya waktu, atau tugasnya yang lebih penting.

Berjudi termasuk menyebabkan seseorang tidak menyukai pekerjaan serius dan kerja yang bermanfaat. Manusia begitu lama-kelamaan akan kehilangan rasa hormatnya kepada sesama yang ada disekitarnya.

Jika dia kalah, dia pikir peruntungannya untuk selagi waktu; dan inginkan mendapatkannya, dia bertekad untuk terus mengejar itu.

Perjudian Membuat Lupa Akan Agama Dan Berdoa

Ketiga, seseorang yang terlibat didalam judi mengabaikan tugasnya kepada Penciptanya: ia menunda doanya, lebih-lebih mirip sekali meninggalkannya. Ia menjadi korban dari keserakahannya sendiri dapat uang.

Jika seseorang tidak dapat memelihara fitrahnya, agama tidak ulang dapat memiliki makna baginya didalam aktivitas sehari-harinya. Islam atau agama apa pun yang cocok bersama namanya mesti terlalu mungkin seseorang untuk naik di atas lingkungan material dan fisiknya untuk memberdayakan diri rohaninya.

Sedangkan berjudi adalah kejahatan seperti minum minuman keras, yang mengganggu keseimbangan emosional seseorang dan merusak kebolehan intelektual seseorang.

Larangan Berjudi Tertera Pada Dalil Naqli dan Aqli

Memang benar bahwa perjudian dilarang didalam Islam, Dimana semuanya sudah tertera dan dijelaskan dalam dalil naqli dan aqli. Berikut isi dari dalil tersebut yang bermakna dimana berjudi atau perjudian adalah hal yang haram dan harus di hindari oleh manusia.

Berjudi Adalah Tindak Kekejian

Al-Quran Mulia, yang dipercayai umat Islam sebagai Kitab Allah, panduan bagi umat manusia, menyatakan:

“Hai orang-orang yang beriman, sebenarnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib bersama panah, adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan. Sesungguhnya syaitan itu berniat hendak mengakibatkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi itu, dan membatasi kamu dari mengingat Allah dan sembahyang; maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu).” (QS Al Maidah: 90-91).

Islam mengizinkan seluruh model aktivitas rekreasi – termasuk olahraga dan permainan – namun paham melarang permainan apa pun yang melibatkan perjudian.

Al-Qur’an menyebut perjudian “kekejian atas pekerjaan tangan Setan”. Dengan kata lain, itu adalah kebiasaan tidak baik yang dapat memiliki konsekuensi yang menghancurkan didalam kehidupan khusus dan sosial seseorang.

Perjudian Adalah Tidak Adil

Memang kecuali kita jalankan penelitian serius berkenaan itu, kita dapat melihat alasan mengapa perjudian sangat tidak menyenangkan. Karena dari apa yang terdapat pada agam islam iyalah semua hal harus berdasarkan keadilan yang sanggat dihargai.

“Hai orang-orang yang beriman hendaklah kamu menjadi orang-orang yang tetap menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi bersama adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap suatu hal kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sebenarnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS Al Maidah: 8)

this site

njsocialistparty.org